Old school Easter eggs.

Usaha Budidaya Ikan Patin

Ikan patin atau
dalam bahasa latinnya disebut
pangasius hipothalmus
merupakan ikan konsumsi budi
daya ikan air tawar unggulan.
Keunggulan ikan patin,
dagingnya gurih, mengandung
banyak lemak, dan tidak
banyak duri. Harganya yang
stabil dan cukup tinggi
membuat usaha budidaya ikan
patin ini menjanjikan
keuntungan.
Salah seorang yang
menggeluti usaha budidaya
ikan patin adalah Yayan
Suryana, di kolam ikannya
dikawasan Lembur Situ,
Sukabumi, Jawa Barat.
Perjalanan menuju lokasi
budidaya ikan patin di Lembur
Situ, dapat ditempuh dengan
mobil selama setengah jam
dari kota Sukabumi.
Mengambil arah ke selatan,
tepatnya berada dikawasan
Jalan Pelabuhan.
Dilahan seluas satu hektar
inilah Yayan Suryana
membudidayakan ikan patin.
Budidaya dilakukan di kolam
air deras, berukuran tiga kali
tiga meter persegi. Sumber
airnya dari sungai yang
dialirkan ke setiap kolam. Air
dari kolam kemudian dialirkan
kembali ke sungai. Budidaya
ikan patin tergolong sulit.
Proses pembenihannya
memerlukan pengetahuan
tersendiri. Sehingga tidak
semua petani ikan air tawar
dapat mengawinkan induk
ikan patin jantan dan betina
sehingga menghasilkan anakan
yang berkualitas baik. Untuk
menghasilkan anakan ikan
patin dilakukan proses
pembenihan di kolam yang
disebut bak hatchery. Dibak ini
dipasang aerator sehingga
pasokan oksigen terjaga.
Proses pembenihan dilakukan
dengan menginduksi induk
jantan dan betina dengan
horman perangsang
pembuahan. Telur yang
dihasilkan indukan betina
dicampur dengan benih dari
indukan jantan di bak
penampungan selama 18
hingga 20 jam. Telur akan
menetas dan berubah menjadi
larva. saat masih anakan,
diberi makanan cacing sutra
dan artemia.
Setiap bulannya, dari tempat
ini dapat dihasilkan anakan
ikan patin berukuran satu
hingga tiga inchi sebanyak dua
ratus ribu ekor.Anakan ikan
patin umumnya telah dipesan
pembeli sebelum proses
pemijahan.
Untuk anakan berukuran satu
inchi, dihargai antara delapan
puluh hingga seratus rupiah
per ekor. Setelah berusia satu
hingga tiga minggu, anak ikan
patin dipindahkan ke kolam
pembesaran. Yang perlu
diperhatikan dalam
memelihara ikan patin adalah
menjaga kualitas air kolam.
Selain itu, memberikan pakan
dua kali sehari, pada pagi dan
sore hari. Takaran makanan
yang diberikan, seperlima
berat badan ikan. Ikan patin
yang dibesarkan dikolam
dipanen setelah berusia tiga
hingga empat bulan.
Permintaan paling banyak
untuk ikan patin yang memiliki
berat antara setengah
kilogram hingga satu kilogram.
Harganya berkisar antara
sepuluh ribu hingga lima belas
ribu rupiah per kilogram.